Tag Archives: Eunhyuk

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part V]

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part V]

Super Junior’s Dorm. Januari 2010 – 05:17pm.

Rumor Siwon-Heebon yang sempat mencuat dua bulan kemarin, kini sudah mulai redup. Hari ini, tepat satu Januari, member Super Junior M kembali ke Korea. Aku sudah benar-benar merindukan Siwon. Aku bersama Jiwon pergi menuju dorm mereka,  karena aku merasa Siwon akan mampir dulu ke sana. Tapi ternyata tidak, dia tak ada di sana. Donghae bilang kalau Siwon langsung pulang ke rumah. Semula aku berniat untuk pulang, tapi mereka semua menahanku, terutama Donghae.

“Kau tega membiarkanku jadi kambing conge di sini?” Dia mengedikkan kepalanya ke arah member yang sedang bermesraan. “Jadi kau harus menemaniku. Oke?”
Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction : “Am I Marrying The Right Man?” [Part IV]

Super Junior FanFiction : “Am I Marrying The Right Man?” [Part IV]

Kubawakan kopi panas untuknya ke dalam kamar. Dia masih merapikan koper dan baru saja meletakkan laptopnya di antara tumpukan baju. Aku menaruh kopinya di atas meja kecil sebelah kasur.

“Sampai kapan?”

“Entahlah. Kalau dilihat dari jadwal, sampai tiga bulan sepertinya.”

“Selama itu?” tanyaku syok.

Siwon menghentikan aktivitasnya lantas berjalan menghampiriku, “Aku akan sering-sering meneleponmu, kalau aku tak sibuk.”

Aku mengangguk dan Siwon melanjutkan merapikan kopernya.

“Kenapa kau ikut bangun? Ini kan masih jam empat pagi.”

“Mana boleh aku membiarkanmu repot sendiri. Aku ingin membantu dan mengantarmu sampai Incheon.”

Siwon menatapku dan tersenyum.

Sekitar pukul lima, aku, Siwon, dan Jiwon sudah sampai di Incheon Airport. Aku dan Jiwon sengaja datang untuk mengantar kepergian member Super Junior M. Kulihat Hyeon mengeluarkan pasportnya.

“Hyeon-ah, kau ikut?”

Dia mengangguk, “Eomonim ingin sekali bertemu dengan cucunya.”

Kulirik Han Jae Hee dalam pelukannya. Lucu sekali, kepalanya dipakaikan topi rajut mungil berwarna biru. Aku yakin, kelak dia akan tampan seperti appanya.

Kudengar pemberitahuan bahwa pesawat menuju China akan segera lepas landas. Kuedarkan pandanganku mencari Siwon yang tiba-tiba menghilang.

GREP!
Read the rest of this entry

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part III]

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part III]

Gangam Hospital. 7 bulan kemudian, Oktober 2009 – 16:01pm.

Aku tak memedulikan rambutku yang berantakan tertiup angin, atau dadaku yang sesak karena hampir kehabisan napas. Tujuanku adalah secepatnya sampai di ruang bersalin. Aku terpaksa berlari melalui tangga darurat menuju lantai tujuh karena lift perlu mengantri, aku tak memiliki waktu untuk antri.

Di ujung lorong, di ruang tunggu, aku melihat banyak sekali orang yang menunggu. Rata-rata bahasa tubuh mereka menunjukkan kalau mereka sedang gelisah. Gelisah menunggu kelahiran sang bayi dan keselamatan si ibu.

Aku berjalan mendekati mereka semua. Dan aku merasa menyesal telah datang. Di sana, di kursi paling ujung, kulihat Siwon dan Heebon tengah berpegangan tangan dan sesekali Siwon merangkulnya. Aku tak bisa melakukan apapun walaupun dia suamiku. Padahal ingin sekali kujambak rambut Heebon dan menyeretnya untuk menjauhi suamiku. Tapi sekali lagi, aku teringat akan ucapan Siwon kalau aku tak bisa berharap banyak darinya. Jadi aku hanya diam, pura-pura tak melihat mereka.
Read the rest of this entry

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part II]

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part II]

Esoknya, Siwon mengajakku untuk ikut ke kantor SM. Dia mengenalkanku secara resmi pada seluruh member, dan kebetulan di sana juga ada istrinya Leeteuk-oppa dan Hangeng-oppa. Aku disambut hangat oleh mereka berdua dan menyuruhku untuk duduk di antara mereka. Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part I]

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part I]

FF ini masih ada kaitannya dengan FF “She Married Another Man, Not Me!”

+++++++

Gangnam Hospital. Mei 2010 – 03:15pm.

AKU membuka amplop putih yang baru saja dokter sodorkan untukku. Ekspresi dokter itu datar, sulit kutebak. Jantungku berdebar-debar untuk melihat hasil laboratoriumnya. Sebuah kertas putih berhasil kukeluarkan, tapi belum kubaca. Aku memandang dokter itu, ia mengangguk padaku, pertanda aku harus membaca hasilnya.
Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “She Married Another Man, Not Me!”

Super Junior FanFiction: “She Married Another Man, Not Me!”

Namaku Lee Hyukjae. Namun ketika debut menjadi seorang artis, perusahaan memberiku nama Eunhyuk. Katanya agar tak tertukar dengan nama komedian veteran. Selain itu, keistimewaan dari nama Eunhyuk adalah artinya, yaitu ‘perak’.

Banyak yang bilang menjalani kehidupan sebagai artis itu menyenangkan karena berlimpah harta, popularitas, dan wanita. Itu memang benar. Namun bagiku ini seperti neraka. Satu-satunya hal yang membuatku bertahan hingga kini selain keluarga dan teman-teman yang lain adalah gadis itu, yang kini tengah setia menungguku ditemani oppanya.
Read the rest of this entry

Super Junior’s Look A Likes Animal >.<

Super Junior’s Look A Likes Animal >.<

Ahahahaha~ Iseng amat yang edit pic ini. Nggak semuanya mirip *yaiyalaaa!* Tapi aku bersyukur Siwon dimiripin sama macan. Hehe…

Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Happy Ghost [Last Part]“

Super Junior FanFiction: “Happy Ghost [Last Part]“

Super Junior’s Dorm, Korea – Evening

Teuki berkacak pinggang, Hankyung menggeleng-gelengkan kepalanya. Sedangkan Donghae dan Eunhyuk duduk bersimpuh dengan kedua tangan ke atas dan kepala menunduk.

“Apa sih yang ada di pikiran kalian? Masa tingkah seorang idol seperti itu? Lee Donghae, Lee Hyukjae, berapa umur kalian?” tanya Teuki tegas.

“Dua puluh empat, Hyung.”

“Apa pantas seorang namja melompat-lompat di atas sofa beradu bantal?” Teuki mulai mengedarkan pandangannya mengawasi ruang tengah yang sudah berantakan penuh bulu yang berasal dari bantal yang Donghae dan Eunhyuk pukulkan untuk berperang.

Donghae menyikut lengan Eunhyuk, menyalahkan sahabatnya itu.

“Bersihkan!” teriak Teuki. “Hyukjae, jangan cari masalah di dorm orang. Balik sana ke dorm-mu!”

Mereka berdua menurut. Hankyung tidak tertarik melihat mereka menyapu, maka dari itu ia masuk ke kamarnya. Pikirannya dipenuhi oleh bayang-bayang Xiao You.

Jika dari dua hari yang lalu dia kemari, mengapa sampai sekarang dia belum juga menemuiku? Ada apa dengannya? Batinnya.

“Hankyung-ah,” Heechul muncul dari balik tembok dan menghambur ke pelukan Hankyung dan menyerangnya dengan kecupan.

“HYAAA, apa-apaan sih ah!” teriaknya seraya melepaskan diri dari Heechul dan melap pipinya.

Heechul melayang-layang sinting dan gelayutan di lemari, “Aku sudah tahu namanya. Ah, gadis yang manis, cantik, dan lembut. Kalau kau melihatnya…,” ia berpikir sejenak, “…ah jangan deng. Nanti kau ambil.”

“Aish, sudah kubilang aku takkan mungkin menyukai hantu!” Hankyung berbalik menghadap Heechul, “Siapa namanya?” Read the rest of this entry