Tag Archives: Hankyung

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man (Siwon’s Diary 2)”

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man (Siwon’s Diary 2)”

Oktober 2009 – 04:25am.

HARI ini aku bertolak ke Chinauntuk mempromosikan mini album SJM – Supergirl. Beberapa kali kulihat Chaesa memandangku tak rela, jadi kuhentikan kegiatan berkemasku dan datang menghampirinya.

      “Aku akan sering-sering meneleponmu, kalau aku tak sibuk.”

      Dia tersenyum dan mengangguk, sedangkan aku melanjutkan merapikan koper.

      “Kenapa kau ikut bangun? Ini kan masih jam empat pagi.”

      “Mana boleh aku membiarkanmu repot sendiri. Aku ingin membantu dan mengantarmu sampai Incheon.”

      Aku menatapnya lekat dan entah mengapa senyumku tiba-tiba mengembang. Tangan secara refleks membelai rambutnya. Bisa kurasakan ia sedikit terkejut. Aku hanya tersenyum geli dan langsung menyambar koper berjalan keluar sedangkan ia masih terpaku di tempatnya. Asal kau tahu, Chaesa, saat itu jantungku pun tak berhenti berdegup kencang.

Read the rest of this entry

SHINee FanFiction: “We Walk [Part V] – Noona, Mianhae!”

SHINee FanFiction: “We Walk [Part V] – Noona, Mianhae!”

AKU dan Kibum berada dalam mobil perusahaan yang menjemput kami sekembalinya dari Daegu. Beberapa hari kemarin kami menghabiskan libur Chuseok di rumahnya. Orang tuaku yang menetap di Amerika untuk kesekian kalinya tak pulang karena terlalu sibuk dengan pekerjaan. Ini Chuseok pertama yang kurayakan bersama Kibum setelah ia menjadi artis. Benar-benar berbeda. Banyak sekali hadiah yang kami terima. Yah, hadiah makanan yang dikirimkan fansnya sangat banyak, tak mungkin ia menghabiskannya sendiri. Jadi aku juga ikut andil menghabiskan sebagian.

Setelah malam itu, aku menghindari Minho. Ini terulang lagi, tapi kali ini aku melarikan diri ke Daegu, bukan Amerika. Hal kemarin masih kusimpan sendiri. Kim-line belum mengetahui apapun. Kepercayaanku pada mereka sedikit berkurang. Nyatanya mulut mereka lebih berbahaya dari harimau. Dan itu mengancam posisiku.

“Noona-ya, neo waegeure (kau kenapa)?” tanya Kibum penasaran. “Sejak party kita di Hongdae, kau menjadi seperti ini. Ada apa sebenarnya?”

Mataku masih menerawang langit melalui kaca mobil, pura-pura tak mendengar.

“Noona-ya!” teriaknya. “Apa yang dilakukan Minho padamu? Kau pulang bersamanya kan waktu itu? Yaaa, Noona!”

Jantungku berdegup kencang. Bayangan Minho menciumku kembali menyembul ke permukaan. Tanpa sadar aku menyentuh bibir.
Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction : “Am I Marrying The Right Man?” [Part IV]

Super Junior FanFiction : “Am I Marrying The Right Man?” [Part IV]

Kubawakan kopi panas untuknya ke dalam kamar. Dia masih merapikan koper dan baru saja meletakkan laptopnya di antara tumpukan baju. Aku menaruh kopinya di atas meja kecil sebelah kasur.

“Sampai kapan?”

“Entahlah. Kalau dilihat dari jadwal, sampai tiga bulan sepertinya.”

“Selama itu?” tanyaku syok.

Siwon menghentikan aktivitasnya lantas berjalan menghampiriku, “Aku akan sering-sering meneleponmu, kalau aku tak sibuk.”

Aku mengangguk dan Siwon melanjutkan merapikan kopernya.

“Kenapa kau ikut bangun? Ini kan masih jam empat pagi.”

“Mana boleh aku membiarkanmu repot sendiri. Aku ingin membantu dan mengantarmu sampai Incheon.”

Siwon menatapku dan tersenyum.

Sekitar pukul lima, aku, Siwon, dan Jiwon sudah sampai di Incheon Airport. Aku dan Jiwon sengaja datang untuk mengantar kepergian member Super Junior M. Kulihat Hyeon mengeluarkan pasportnya.

“Hyeon-ah, kau ikut?”

Dia mengangguk, “Eomonim ingin sekali bertemu dengan cucunya.”

Kulirik Han Jae Hee dalam pelukannya. Lucu sekali, kepalanya dipakaikan topi rajut mungil berwarna biru. Aku yakin, kelak dia akan tampan seperti appanya.

Kudengar pemberitahuan bahwa pesawat menuju China akan segera lepas landas. Kuedarkan pandanganku mencari Siwon yang tiba-tiba menghilang.

GREP!
Read the rest of this entry

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part II]

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part II]

Esoknya, Siwon mengajakku untuk ikut ke kantor SM. Dia mengenalkanku secara resmi pada seluruh member, dan kebetulan di sana juga ada istrinya Leeteuk-oppa dan Hangeng-oppa. Aku disambut hangat oleh mereka berdua dan menyuruhku untuk duduk di antara mereka. Read the rest of this entry

Hangeng Eomma’s Dumpling Restaurant

Hangeng Eomma’s Dumpling Restaurant

Dumplings Take Star Billing

By Zhao Yanrong (China Daily)

Updated: 2010-03-26 09:30

Sebuah restoran pangsit yang dikelola oleh seorang ibu dari seorang penyanyi pop, Han Geng, menarik banyak fans untuk makan sebuah makanan tradisional China. Wang Jing / China Daily.

Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Happy Ghost [Last Part]“

Super Junior FanFiction: “Happy Ghost [Last Part]“

Super Junior’s Dorm, Korea – Evening

Teuki berkacak pinggang, Hankyung menggeleng-gelengkan kepalanya. Sedangkan Donghae dan Eunhyuk duduk bersimpuh dengan kedua tangan ke atas dan kepala menunduk.

“Apa sih yang ada di pikiran kalian? Masa tingkah seorang idol seperti itu? Lee Donghae, Lee Hyukjae, berapa umur kalian?” tanya Teuki tegas.

“Dua puluh empat, Hyung.”

“Apa pantas seorang namja melompat-lompat di atas sofa beradu bantal?” Teuki mulai mengedarkan pandangannya mengawasi ruang tengah yang sudah berantakan penuh bulu yang berasal dari bantal yang Donghae dan Eunhyuk pukulkan untuk berperang.

Donghae menyikut lengan Eunhyuk, menyalahkan sahabatnya itu.

“Bersihkan!” teriak Teuki. “Hyukjae, jangan cari masalah di dorm orang. Balik sana ke dorm-mu!”

Mereka berdua menurut. Hankyung tidak tertarik melihat mereka menyapu, maka dari itu ia masuk ke kamarnya. Pikirannya dipenuhi oleh bayang-bayang Xiao You.

Jika dari dua hari yang lalu dia kemari, mengapa sampai sekarang dia belum juga menemuiku? Ada apa dengannya? Batinnya.

“Hankyung-ah,” Heechul muncul dari balik tembok dan menghambur ke pelukan Hankyung dan menyerangnya dengan kecupan.

“HYAAA, apa-apaan sih ah!” teriaknya seraya melepaskan diri dari Heechul dan melap pipinya.

Heechul melayang-layang sinting dan gelayutan di lemari, “Aku sudah tahu namanya. Ah, gadis yang manis, cantik, dan lembut. Kalau kau melihatnya…,” ia berpikir sejenak, “…ah jangan deng. Nanti kau ambil.”

“Aish, sudah kubilang aku takkan mungkin menyukai hantu!” Hankyung berbalik menghadap Heechul, “Siapa namanya?” Read the rest of this entry

Super Junior Fanfiction: “Happy Ghost [Part II]“

Super Junior Fanfiction: “Happy Ghost [Part II]“

SM Entertainment, Korea – Morning
Saat sampai di SM, semua member Super Junior heran melihat sikap Hankyung yang berubah drastis. Sejak tiga bulan lalu, baru kali ini lagi mereka melihatnya tersenyum dan mengobrol riang. Biasanya dia selalu terlihat murung dan sedih.
“Ada peristiwa apa, Hyung? Kelihatannya senang sekali,” sapa Yesung.
Hankyung tersenyum, “Ada peristiwa hebat tadi malam.”
“Oya? Apa itu?”
“Ah, kalau aku bilang pasti kamu nggak bakalan percaya. Males banget deh dari kemarin semua orang nganggap aku gila. Apalagi si Donghae tuh, bener-bener udah anggap aku sinting!”
“Orang yang selalu dianggap sinting sepertiku ini tidak akan menyebut orang lain sinting. Jadi ayo, ceritakan!”
“Hahaha~ Babo! Baiklah, begini…”
“Hankyung-ah~~~,” panggil Heechul riang seraya melayang-layang centil di udara.
Yesung mendongak, “HEECHUL-HYUNG???!” teriaknya syok seraya terjungkir dari kursinya.
Hankyung menoleh heran, “Kau bisa melihatnya?”
“Bu…bu…,” ucap Yesung terbata-bata.
“Buta ijo? Bukan! Dia hantu. Hantu gila!” sahut Hankyung dan… PLAK! Heechul menggeplak kepalanya.
“SAKIIIITTT!!!” teriak Hankyung.
“Rasakan!”
“Bu…bu…”
“Buruk? Setelah jadi hantu wajahnya memang memburuk. Lingkaran hitam di kantung matanya membuat penampilannya memburuk… Oke, oke, ampun! Aku takkan bicara apapun lagi,” Hankyung menghentikan kata-katanya setelah dilihatnya Heechul mengangkat sebuah pot besar pohon palem yang siap dilemparkannya pada Hankyung.
“Bu…bukankah Heechul-hyung sudah meninggal?” akhirnya Yesung kembali normal.
“Kampungan banget sih kamu! Cih~ Ini nih alasan kenapa aku tak memasukkanmu ke club chocoball-ku. Heh, Jongwoon, kamu belum pernah lihat hantu, ya?” ejek Heechul.
“Kenapa bahas itu?! Aku dendam sekali padamu karena tak mengajakku! Malah si Hongki itu yang kau ajak. Huh!”
“Dia nggak kampungan, sih.”
“Hentikan!” Hankyung berusaha melerai. “Heechul, kenapa Yesung bisa melihatmu?”
“Mungkin karena golongan darah kita sama,” Heechul berhenti sejenak berpikir, “HAH? Berarti Hongki juga bisa melihatku? Kyaaa~ Aku mau bertemu dengannya. Annyeong…” Heechul melayang dengan cepat.
“HYAAA, KIM HEECHUL! Tadi kau kemari mau apa?” teriak Hankyung.
“Nanti saja kuceritakan di dorm!”
Yesung menundukkan kepalanya kecewa. “Dia lebih menyayangi bocah itu dibandingkan aku,” gumamnya.
“Kamu ketuaan, sih,” celetuk Hankyung seenaknya.
“Dia juga tua. KAU JUGA TUA!!!” teriak Yesung kesal, lalu berdiri bergegas meninggalkan Hankyung yang cekikikan sendirian.
Read the rest of this entry

When They Sleep -_-

When They Sleep -_-

TIDUR…

Lima huruf yang penting banget untuk kesehatan tubuh manusia. Begitu pula dengan idol. Yah, idol juga manusia. Walopun ketampanan dan kecantikan mereka kebanyakan melebihi rata-rata. Udah kayak bidadara-bidadari yang nyungseb ke bumi dari kahyangan *apa sih Diya?*

Kali ini ada 4 idol pria yang bakalan aku kupas tuntas mengenai tidur mereka. Yang udah tahu diem aja! Ini buat yang belum tahu. Jangan-jangan udah pada tahu semua *kyaa~ gorok aja gw!*

Oke, yang pertama ada Leeteuk leader of Super Junior. The briliant Boyband in the world ever. Under the cut.
Read the rest of this entry