
Oktober 2009 – 04:25am.
HARI ini aku bertolak ke Chinauntuk mempromosikan mini album SJM – Supergirl. Beberapa kali kulihat Chaesa memandangku tak rela, jadi kuhentikan kegiatan berkemasku dan datang menghampirinya.
“Aku akan sering-sering meneleponmu, kalau aku tak sibuk.”
Dia tersenyum dan mengangguk, sedangkan aku melanjutkan merapikan koper.
“Kenapa kau ikut bangun? Ini kan masih jam empat pagi.”
“Mana boleh aku membiarkanmu repot sendiri. Aku ingin membantu dan mengantarmu sampai Incheon.”
Aku menatapnya lekat dan entah mengapa senyumku tiba-tiba mengembang. Tangan secara refleks membelai rambutnya. Bisa kurasakan ia sedikit terkejut. Aku hanya tersenyum geli dan langsung menyambar koper berjalan keluar sedangkan ia masih terpaku di tempatnya. Asal kau tahu, Chaesa, saat itu jantungku pun tak berhenti berdegup kencang.






