Tag Archives: Lee Donghae

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man? (Siwon’s Diary 3)”

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man? (Siwon’s Diary 3)”

 

AKU sedang meeting bersama member dan para petinggi SM membicarakan masa depan Super Junior ketika ponsel tak henti-hentinya bergetar. Shindong-hyung yang berada di sampingku merasa terganggu dan menyuruhku untuk keluar dan mengangkatnya.

      “Choi Jiwon, ada apa?” tanyaku sebal.

      “Oppa, cepat pulang sekarang juga!” ia memerintah seenaknya.

      “Tak bisa, aku sedang meeting penting…”

      “Aku tak mau tahu. Kami memiliki kabar gembira mengenai masa depanmu. Ayo cepat pulang! Aku juga sudah meminta eomma-appa untuk segera pulang.”

      “Tapi…”

      TUTS! Telepon di tutup. Sungguh menyebalkan. Ia kembali ke wataknya semula, seperti sebelum menikah dengan Changmin.

Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man (Siwon’s Diary 2)”

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man (Siwon’s Diary 2)”

Oktober 2009 – 04:25am.

HARI ini aku bertolak ke Chinauntuk mempromosikan mini album SJM – Supergirl. Beberapa kali kulihat Chaesa memandangku tak rela, jadi kuhentikan kegiatan berkemasku dan datang menghampirinya.

      “Aku akan sering-sering meneleponmu, kalau aku tak sibuk.”

      Dia tersenyum dan mengangguk, sedangkan aku melanjutkan merapikan koper.

      “Kenapa kau ikut bangun? Ini kan masih jam empat pagi.”

      “Mana boleh aku membiarkanmu repot sendiri. Aku ingin membantu dan mengantarmu sampai Incheon.”

      Aku menatapnya lekat dan entah mengapa senyumku tiba-tiba mengembang. Tangan secara refleks membelai rambutnya. Bisa kurasakan ia sedikit terkejut. Aku hanya tersenyum geli dan langsung menyambar koper berjalan keluar sedangkan ia masih terpaku di tempatnya. Asal kau tahu, Chaesa, saat itu jantungku pun tak berhenti berdegup kencang.

Read the rest of this entry

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man? [Siwon's Diary 1]“

Super Junior Fanfiction: “Am I Marrying The Right Man? [Siwon's Diary 1]“

HARI ini pemakaman Shim Changmin, adik iparku yang tewas di tangan penggemarnya sendiri. Aku berdiri menatap pemandangan memilukan, dimana Jiwon menangis hebat di pelukan Hyukjae. Diam berdiri seperti ini membuatku membenci diri sendiri. Aku sama sekali tak menangis, apa hal ini bisa dikatakan kalau aku tak berhati?

Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part IX]” (Last Part)

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part IX]” (Last Part)

AKU demam. Entah karena syok melihat Siwon bermesraan dengan wanita lain atau karena pernyataan cinta Donghae. Sudah empat hari ini aku menginap di villa milik harabuchi. Sendirian ketika sakit membuatku benar-benar menderita. Mungkin semua orang sedang kalang kabut mencariku, terutama Donghae. Tadi saat mengaktifkan hp, Donghae lebih banyak menelepon dan mengirimiku sms ketimbang Siwon.

Sebelum kemari, aku mengirimkan dokumen gugatan ceraiku pada Siwon. Pilihanku mantap dan aku mulai memikirkan tawaran Donghae. Dia benar, aku masih mempunyai pilihan. Percuma saja jika melanjutkan hidup bersama orang yang dicintai tetapi hanya membuatku menderita. Toh, jika aku memilih untuk hidup bersama Donghae, lambat laun cinta akan tumbuh kan seiring dengan kebersamaan?

Kutekan nomor Donghae dan memanggilnya. “Yoboseyo? CHAESA-YA…,” sapanya sangat antusias.

“Aigoo, telingaku. Donghae-ya, aku sakit. Datanglah ke tempatku, aku akan mengirimkan alamatnya lewat sms. Oke? Sampai jumpa…”

Kuletakkan punggung tanganku ke pipi. Masih panas. Setelah diukur thermometer, panasku masih berkisar antara 38 derajat celcius. Aku hanya bisa memandangi langit-langit kamar. Dari kemarin kerjaanku hanya tidur. Lee Donghae, cepatlah datang!
Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part VIII]“

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part VIII]“

 

 

Mid July 2010 – 10:35AM.

KURAPIKAN bajuku dan kusambar mantel, kunci mobil, serta tas dari atas meja rias. Kulangkahkan kakiku keluar kamar. Kemudian menyalakan mesin mobil saat sampai di halaman dan melesat keluar rumah. Setelah kejadian beberapa hari yang lalu, aku merasa secara resmi telah menjadi istri dari Choi Siwon. Walaupun sampai saat ini dia masih saja belum mengatakan kalau dia mencintaiku, tapi sejauh ini sikapnya sangat baik terhadapku.

Kemarin sore Heebon meneleponku dan bilang ingin bertemu. Awalnya aku menolak, tapi dia tak henti-hentinya memohon sambil menangis. Karena tak tega, aku menyetujui permintaannya. Sekarang aku sedang dalam perjalanan menuju dorm Angela.
Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part VII]“

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part VII]“

PAGI-PAGI sekali aku sudah bangun. Kulihat Siwon masih terlelap dibungkus selimutnya. Aku menghela napasku berat. Rasanya seperti ada gundukan batu yang mengendap di dadaku. Hatiku perih tersayat jika teringat kejadian semalam saat kami bertengkar.

Kubereskan selimut dan menyimpannya dalam lemari, lalu pergi mandi. Setelah itu, buru-buru aku keluar kamar sebelum Siwon terbangun. Aku belum mau  melihat wajahnya, karena selalu terbesit ingatan janinku setiap kali melihat wajahnya.

Kulihat eomonim tengah menyiapkan sarapan di meja makan. Aku menyapanya dan ia, entah perasaanku saja atau memang benar, terlihat sangat segar, sehat, dan lebih muda dari sebelumnya. Ia tersenyum lembut padaku dan memelukku kilat. Baiklah, di satu sisi kuakui memang senang sekali melihatnya kini sangat perhatian padaku. Tetapi di sisi lain, putranya selalu menyakitiku. Aku benar-benar dilema dengan apa yang harus kulakukan nanti.
Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part VI]“

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man? [Part VI]“

 

 

Kyomin Books, Gwangjin. Mei 2010 – 11:54AM.

“Hey, Noona!” panggil seseorang membuatku celingukan. “Noona, ini aku.”

“Mana bisa aku mengenali wajahmu jika ditutup seperti itu!”

Kuperhatikan dia yang hanya beberapa meter dariku. Wajahnya ditutup masker, dia juga memakai topi dan mantel hitam yang tebal. Mirip teroris! Dia sepertinya sedang menimbang-nimbang ingin membuka penyamarannya demi kukenali namun diberondong fans, atau tetap aku cuekkan. Sepertinya perang batinnya sudah selesai, karena dia memutuskan untuk melepas maskernya.

“Hentikan, jangan dilepas! Mana mungkin aku tak mengenali suaramu, Kyuhyunnie!”

“Ah, noona. Aku semakin menyukaimu,” ujarnya riang sambil memasangkan kembali maskernya. “Kau sendirian?”

Aku mengangguk, “Jiwon sedang kencan dengan Eunhyuk, sedangkan Siwon sedang latihan di SM. Oh ya, kau tak latihan memangnya?”
Read the rest of this entry

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part V]

Super Junior FanFiction: “Am I Marrying The Right Man?” [Part V]

Super Junior’s Dorm. Januari 2010 – 05:17pm.

Rumor Siwon-Heebon yang sempat mencuat dua bulan kemarin, kini sudah mulai redup. Hari ini, tepat satu Januari, member Super Junior M kembali ke Korea. Aku sudah benar-benar merindukan Siwon. Aku bersama Jiwon pergi menuju dorm mereka,  karena aku merasa Siwon akan mampir dulu ke sana. Tapi ternyata tidak, dia tak ada di sana. Donghae bilang kalau Siwon langsung pulang ke rumah. Semula aku berniat untuk pulang, tapi mereka semua menahanku, terutama Donghae.

“Kau tega membiarkanku jadi kambing conge di sini?” Dia mengedikkan kepalanya ke arah member yang sedang bermesraan. “Jadi kau harus menemaniku. Oke?”
Read the rest of this entry