RSS

Super Junior Fanfiction: “Beautiful Housekeeper [Part V]”

24 Dec

Hyeo terkejut, dadanya berdebar-debar, wajahnya memanas. “Ne?!

“Maaf sudah membuatmu terkejut. Tapi aku serius. Aku benar-benar mencintaimu sejak kita bertemu dulu. Aku benar-benar stres saat kau menghilang. Dan sekarang aku tak ingin menundanya lagi, tak ada basa-basi lagi, akan kuungkapkan semuanya padamu kalau aku sangat mencintaimu.”

Mulut Hyeo tak henti-hentinya membuka dan menutup. Benar-benar tak tahu apa yang akan dikatakan.

“Hyeori-ah, jangan diam saja! Jawab aku!”

“Ahh~ Oppa.. Aku tak tahu harus bilang apa. Tapi rasanya ada yang harus kau ketahui tentang diriku sekarang ini..”

“Aku tak peduli orang tuamu bangkrut atau kau jatuh miskin. Sungguh aku tak peduli,” sela Kibum.

“Justru itu yang harus kau ketahui sekarang, Oppa. Sebenarnya..sebenarnya aku tidak miskin. Bisnis eomma bahkan berkembang sangat pesat saat ini. Aku sengaja menjadi housekeeper. Aku sengaja menyamar..”

Kibum mengerutkan dahinya, ”Menyamar?”

Hyeo mengangguk, “Aku..aku..sengaja menyamar karena ingin dekat dengan Kyuhyun.”

Kibum tersentak. Dadanya sesak sekali. “Kau menyukainya?”

Hyeo mengangguk perlahan.

“Cih~ Kenapa jadi seperti ini?! Aishh~ Harusnya kukatakan dari dulu!” sesal Kibum sembari berjalan menjauh dari ayunan dan memunggunginya.

Mianhaeyo, Oppa. Mian..mianhae..” Air mata Hyeo meleleh seraya berjalan mendekati Kibum.

“Jangan kemari!”

“Oppa,” panggil Hyeo lemah.

“Jangan kemari!” Kibum menunduk, dia tak ingin Hyeo melihatnya menangis. “Hyeori-ah, kau bisa pulang sendiri? Maaf aku tak bisa mengantarmu pulang.”

“Tapi Oppa, kau..”

“TINGGALKAN AKU SENDIRI!!” teriak Kibum membuat Hyeo buru-buru pergi dari sana.

HYEO terus berjalan. Air matanya tak kunjung berhenti. Dia benar-benar merasa bersalah pada Kibum. Padahal saat masih SMP dulu Kibumlah yang selalu melindungi, menemaninya makan dan belajar. Kibumlah yang selalu menemaninya kemanapun ia pergi. Kibum sudah sangat berjasa baginya dan malam ini ia membuat oppa kesayangannya itu terluka. Benar-benar tak bisa dimaafkan.

Sebelum berbelok ke blok selanjutnya, Hyeo menyempatkan diri dulu untuk membeli jajang myeon. Walaupun sedih, tapi perutnya masih bisa merasakan lapar. Dia duduk di bangku dekat pintu masuk, menunggu pesanannya selesai dibuatkan. Setelah selesai, Hyeo meninggalkan kedai itu dan berjalan lagi menuju rumah Kyu.

Kakinya mulai sakit. Dia berjalan jauh sekali. Belokkan terakhir, Hyeo pun sampai di rumah Kyu. Kyu membuka pintunya, “Baru jam setengah delapan. Kenapa sudah pulang? Kau kangen padaku, ya?”

Hyeo memeluk Kyu dan mulai menangis.

Kyu terkejut, wajahnya memerah. “Ka..kau kenapa?!”

Hyeo tak menjawab, dia terus menangis. Kyu mengambil kantong berisi jajang myeon yang ada di tangan Hyeo lalu menuntunnya ke sofa. Dia membiarkan Hyeo tenang baru setelah itu memberondongnya dengan berbagai pertanyaan. Tapi hal itu tak jadi dia lakukan karena Hyeo segera pergi ke toilet dan mengganti pakaiannya. Setelah itu memanggil Kyu untuk makan bersama.

“Kau.. Sudah baikan?” tanya Kyu hati-hati.

Hyeo mengangguk. Wajahnya murung sekali. “Makanlah.. Kau belum makan ‘kan?”

“Ha? Ahh~ Ne. Aku sengaja menunggumu.”

“Menungguku?”

Kyu mengangguk malu-malu dan salah tingkah. “Tapi Popo sudah makan, kok.”

“Cih~ Aku tidak bertanya tentang Popo!”

Wajah Kyu semakin memerah. “Kau tahu dari mana aku belum makan?”

Hyeo melirik kotak pizza yang sama sekali belum disentuh Kyu. Dan itu membuat Kyu menjadi semakin salah tingkah.

“Lagipula jika memang kau sudah makan, aku akan tetap membeli dua kotak jajang myeon. Kurasa kau akan tetap memakan apapun yang kuberikan untukmu.”

“Cih~ Ya, benar. Kecuali sayuran, aku akan memakan apapun yang kau berikan untukku,” gumam Kyu.

Hyeo membeku mendengarnya. Dadanya berdebar keras.

SELESAI makan, Hyeo membersihkan meja makan sedangkan Kyu kembali tenggelam dengan gamenya. “Hyeori-ah, bisakah kau menceritakan padaku kau sedang ada masalah apa?”

“Tidak. Aku mau tidur. Selamat malam.”

Kyu memandangnya kesal. “Geure~ Aku memang tak penting bagimu. Tak seharusnya kau menceritakan masalahmu padaku. Ya, selamat malam.”

Hyeo pura-pura tak mendengar. Dia lelah sekali ingin segera pergi tidur.

__________

BRUKK~~

“Apa yang kau lakukan pada Hyeori semalam?!” teriak Kyu sambil mendorong tubuh Kibum hingga membentur tembok.

“Apa urusanmu?”

Kyu makin kesal, “Dia menangis saat pulang. Kau apakan dia?!”

“Tak ada.”

Kyu menarik kerah jas seragam Kibum. “Tak akan kuizinkan. Tahu begitu tak akan kuizinkan kau menemui Hyeori!”

Kibum yang sedari tadi diam, emosinya mulai terpancing. “Apa pedulimu?! Kenapa tiba-tiba kau memedulikannya?! Bukankah kau pernah bilang kalau dia ‘hanya’ seorang pelayan?!”

Kyu diam dan melepaskan tangannya dari jas seragam Kibum.

“Kau menyukai Lee Hyeori?”

Kyu refleks mengangkat wajahnya. Sorot mata marahnya belum hilang. “Mwola,” jawabnya sambil pergi.

“Pengecut!” teriak Kibum.

KYU merogoh saku celana dan mengeluarkan hpnya. Dia menekan nomor dan meneleponnya.

“Yoboseyo?” sapa seseorang.

“Hyeori-ah, datanglah ke sekolahku. Sepuluh menit lagi harus sudah sampai. Arasseo?!”

TUT~ Telepon diputus. Kyu duduk di kursinya dan membenamkan wajah ke pangkuan tangannya. Entah kenapa akhir-akhir ini dia selalu memikirkan Hyeori.

HYEO menaruh hpnya di meja dengan kesal. “Kau pikir kau siapa? Seenaknya menyuruhku!”

“Dia majikanmu. Kau lupa?” sahut seseorang di belakangnya.

Hyeo segera menoleh dan terkejut saat melihat cowok bertubuh tinggi dan tampan berdiri di hadapannya.

__________

“Aku mohon jangan beritahukan masalah ini pada Kyuhyun-sshi!” pinta Hyeo memelas.

“Kenapa harus dengan jalan ini? Kenapa kau menyamar?”

“Inilah satu-satunya jalan untuk bisa dekat dengan Kyuhyun-sshi..”

“Bukan itu. Kalau itu sih aku sudah tahu. Maksudku, kenapa kau harus berdandan seperti ini? Sayang sekali kalau kecantikanmu harus disembunyikan,” tanya Kibum yang air mukanya masih menyisihkan rasa sedih.

“Aku takut kejadian yang dulu terulang lagi. Makanya aku berdandan seperti ini,” Hyeo melirik dan tersenyum pada Kibum, “Waktu itu aku tak tahu kalau Oppa juga sekolah di sini. Padahal kalau aku tahu, aku tak akan susah-susah berdandan begini. Karena sudah pasti kau akan melindungiku lagi. Ya kan, Oppa?”

Kibum tersenyum dan mengangguk.

“Dari mana oppa tahu kalau ini aku?”

“Kau memakai topeng sekalipun, aku tetap akan mengenalimu.”

Hyeo tersenyum senang. Dan Kibum pun ikut tersenyum.

“Oppa, mianhae. Untuk kejadian semalam..”

“Tidak usah dibahas lagi. Harusnya aku yang meminta maaf karena telah membuatmu menangis.”

Hyeo mengerutkan dahinya, “Ne?! Dari mana oppa tahu?”

Kibum mengedikkan kepalanya ke arah seberang lapangan. Hyeo menoleh dan mendapati Kyu sedang berjalan sambil memainkan hpnya.

“Dia tadi benar-benar marah padaku karena telah membuatmu menangis. Hyeori-ah, kau gadis yang sangat aku sayangi dan aku takkkan bisa memaafkan orang yang membuatmu sedih termasuk diriku sendiri.”

“Sudahlah, Oppa. Justru aku yang telah melukai hatimu. Aku benar-benar minta maaf.”

Lagi-lagi Kibum tersenyum.

DDRRRTTTT~ DDRRRRTTTTTTT~

Hp Hyeo bergetar. “Kyuhyun-sshi. Aish, aku lupa kalau aku harus ke sekolahnya..”

“Maksudmu ke sini?” tanya Kibum bingung.

Hyeo mengangguk. “Oppa, bagaimana ini? Harusnya aku sudah ada di gerbang sebelum Kyuhyun mendahuluiku. Ah, aku terlambat.”

Kibum menarik tangan Hyeo dan membawanya ke toilet cewek. Di dalam Hyeo lekas berdandan dan memakai mantel jubahnya. Dia keluar dari toilet setelah semuanya selesai. Kibum melongo saat melihatnya keluar.

“Kau berdandan, ya?” tanyanya dengan tampang polos.

Hyeo mengangguk, “Aku tak ingin terlihat jelek jika berjalan dengannya.”

“Ahahaha~ Di mataku kau tak pernah terlihat jelek.”

“Lain lagi jika di mata Kyu, Oppa.”

“Mmm..” sahut Kibum sambil mengangguk-angguk.

__________

“Kenapa kau bisa bersama Kibum? Bukankah dia sudah menyakitimu?” tanya Kyu sewot.

Saat itu mereka sedang berada di café untuk makan siang.

“Jangan menuduh Kibum-Oppa sembarangan! Oke, aku ceritakan kejadian semalam padamu,” sahut Hyeo galak.

Kyu kentara sekali sangat senang. Dia meraih minumannya.

“Kemarin malam itu Kibum-Oppa menyatakan cintanya padaku,” ujar Hyeo tanpa basa-basi.

Kyu terkejut dan menyemburkan minumannya. “MWOYAA~~~?! Lalu..lalu kau bilang apa?”

“Aku..menolaknya.”

“Ahhh, keputusanmu tepat sekali,” ujar Kyu lega.

“Apanya? Justru aku telah melukainya.”

“Kenapa kau menolaknya?”

“Karena aku tidak mencintainya. Kalaupun kuterima, itu hanya akan menambah lukanya. Aku tak bisa menerima seseorang dengan terpaksa.”

Kyu memanggil pelayan dan membayar billnya. Kemudian dia menarik Hyeo dan mengajaknya pergi dari café itu. Udara dingin sore itu malah membuat Kyu bersemangat. Entah mengapa perasaannya kini terasa senang meluap-luap.

Mereka berhenti di kedai eskrim dan membeli dua buah eskrim cokelat. Lantas melanjutkan perjalanan menyusuri trotoar. Suasana sore itu benar-benar indah. Mereka tampak ceria sekali, terutama Hyeo. Ya, walaupun sampai saat ini Kyu masih belum tersenyum, tapi dari ekspresi wajahnya yang mulai melunak kentara sekali kalau dia bahagia.

“Kyuhyun-sshi, apa kau merasa kalau sekarang ini kita seperti sedang berkencan?”

“Ha?! Pikiran macam apa itu?” sahutnya malu.

“Ah, terserah apa katamu. Tapi aku senang sekali. Gomawo~

Kyu menatap gadis di sampingnya itu. Dia menaruh tangan besarnya di kepala cewek bawel itu dan mengusapnya perlahan. “Kau jangan sedih lagi! Jangan seperti kemarin..”

Hyeo menoleh dan tersenyum. “Tak akan, aku janji. Ahh~ Kyuhyun-sshi, boleh aku menggandeng lenganmu?”

“HAA?! Andwae! Memalukan..” tolaknya dengan wajah yang sudah seperti kepiting rebus.

“Sebentar saja. Oke?” paksa Hyeo yang tanpa persetujuan Kyu sudah melingkarkan lengannya ke lengan cowok dingin itu.

Kyu merasa canggung. Benar-benar gugup. Baru kali ini dia dibuat malu oleh seorang gadis. Dia jadi ingin membalasnya. Dilepaskannya dengan perlahan lengannya dari pelukan Hyeo dan menggantinya dengan mengaleng bahu Hyeo.

Hyeo memang terkejut. Tapi rasa terkejutnya itu tertutup oleh rasa senang yang luar biasa. Tangan besar yang menggantung di bahunya itu adalah tangan milik seorang pria yang sudah lama dia sukai. Cho Kyuhyun, pria yang menjadi obsesinya selama ini.

“Kyunnie!” panggil seseorang.

Kyu menoleh, “Yoon Kyung?!” sahut Kyu kaget dan buru-buru melepaskan kalengannya dari bahu Hyeo.

Neo..,” Yoon Kyung tidak melanjutkan kata-katanya. Dia langsung berbalik dan berlari menjauhi mereka sambil menangis.

“Yoon Kyung!!” panggil Kyu dan berniat mengejarnya.

Andwae,” cegah Hyeo.

Mianhae..,” Kyu melempar eskrimnya lalu pergi berlari mengejar Yoon Kyung meninggalkan Hyeo.

“Kyuhyun-sshi, Andwae~~~!!!” teriaknya.

..to be continued..

 

Tags: ,

28 responses to “Super Junior Fanfiction: “Beautiful Housekeeper [Part V]”

  1. Mitmit Hyunie

    December 24, 2009 at 11:14 PM

    kyuhyun jg merupakan obsesi ku selama ini…
    ada obsesi ada jalan..yes..* rasa iklan rokok*

     
  2. Mitmit Hyunie

    December 24, 2009 at 11:16 PM

    masih bersambung….

     
  3. diya.wonnie

    December 25, 2009 at 12:02 AM

    hahaha. kn ak dh blg ada 8 part. 3 lg kok… bntr lg jg slese…

    yg djadiin obsesi kyu apa chullie nih?

     
    • maniac pisang n kyuhyun

      December 25, 2009 at 7:57 PM

      keduanya obsesi ku..hahahhaha

       
  4. yuwe

    December 25, 2009 at 4:24 AM

    Cepet lanjutin diy… *d injek diya* hahaha

    good job. Jd cepetan d lanjtin ak ga sbr bc lanjtan ny. *diya : sabar woi* haha

     
    • diya.wonnie

      December 25, 2009 at 2:42 PM

      sabar weee…
      tar aku publish ffnya mochie yaaa…

       
  5. Rankyung

    December 25, 2009 at 11:50 AM

    Yoon Kyung?
    Knp g rankyung?
    Ghahaha
    ‘dikejar dea bw golok

     
    • Mitmit Hyunie

      December 25, 2009 at 1:13 PM

      aq yg ngejar pake golok

       
      • rankyung

        December 28, 2009 at 1:18 PM

        awawawa..
        mit2 mau mutilasi aq ya??
        tungu hangeng yang balas….
        hahaha

         
  6. DNia_SuJuELF

    December 25, 2009 at 1:30 PM

    Ahahaha.. *ktawa gaje*
    anyeong stlh mampir d Sujuff akhir.a sya brtamu k sini *Diya: cih.. Sypa yg ngundang*
    wkwkwk skrg mw markir kmen dlo.. Oh trxta ada 8 part *sekap Diya onni mnta d post scpat.a*
    aish.. Napa Yoon Kyung mncl lg sh..
    Yoon Kyung ada d mana2

     
    • diya.wonnie

      December 25, 2009 at 2:41 PM

      aku disekap…
      tolooooonggg… siwon toloonggg…
      *geje*

       
  7. thand wonnie

    December 25, 2009 at 2:44 PM

    Hh0h0h ..
    Anyoeng ..
    Hheheh .. *nyengir mulu* ..

    Akhirnya..
    Tau juga part 5 na kya mana ..
    Hh0h ..

    YOON KYUNG !
    PENGACAU ..! *lempar yoon kyung k jurang*

     
  8. DNia_SuJuELF

    December 25, 2009 at 4:03 PM

    Aigoo.. Okelah kalo bgitu..
    Donghae oppa hadang Siwon~
    *nyiksa2 author mnta chapter 6-8*

     
  9. chamonhae

    December 25, 2009 at 5:12 PM

    kyu pembohong! katanya suka ama hyeori tapi kok masih ngejar yoonkyung lagi?! *gantung kyu di pohon jati**dibom kyu trainee*
    lanjut teh lanjut!
    keren hehe!

     
  10. kellyteuk

    December 25, 2009 at 7:41 PM

    Diya..jgn cepet2 kc lnjtny,biar penasaran.*pdhl aku jg ga sbr*

    Makin seru.
    Sujuff br 4 neh…
    Publish ff ga pampang. AKU STRES.

     
  11. putri

    December 25, 2009 at 8:46 PM

    hihihihi *ketawa setan
    gara2 ga sabaran akhir na mank harus mampir ke blog na diya,,,heehhe
    ^____^

    diyaaa*sksd mode on

    3 part lage jangan lama yak *ditendank ama diya

     
  12. diya.wonnie

    December 25, 2009 at 11:11 PM

    stres napa kak kel?
    td d fb jg blg stres. ada apakah gerangan dg onnieku ini? *ala feni rose*

    sipsip.
    tar aku publish lnjtnnya emg msh lama.
    nunggu yg d suju ff dl.

     
  13. kelteuk 'sangmi'

    December 26, 2009 at 7:40 AM

    Kepala ku sakit bener…

     
  14. yuwe

    December 26, 2009 at 9:12 AM

    Kalo gt post ff mochi dlu aj diy.hehehe

    ka kel stres knpa??

     
    • diya.wonnie

      December 27, 2009 at 8:11 AM

      tar we…
      nunggu dipublish di sujuff.
      hahaha…
      *keluar tanduk*

       
  15. kellyteuk

    December 27, 2009 at 5:48 AM

    Kepalaku sakit

     
    • diya.wonnie

      December 27, 2009 at 8:11 AM

      huwaaa…
      cepet sembuh kak kel…

       
  16. monpin

    December 27, 2009 at 8:02 AM

    annyeong org baru hehe
    baru liat di sujuff tertarik sama ni ff, ternyata lanjutannya ada disini.
    bagus banget lhoo, lanjutin ya kak diya~ *diinjek ‘sape lu?*

     
  17. diya.wonnie

    December 27, 2009 at 8:12 AM

    untuk part VI…
    aku tunggu dipublish di sujuff ya.
    baru aku publish di sini.

    hehehe….
    *ngerasa bersalah ma kak kel*

     
  18. stary_luph13

    January 2, 2010 at 12:42 PM

    Buruan lanjutannya diya.
    Udah gag sabar.
    FF mu baguz.
    Kenapa km gag jadi penulis teenlit aja??

     
    • diya.wonnie

      January 2, 2010 at 8:02 PM

      aku post yg ke VI nya nunggu dipublish di suju ff ya.
      ga enak eung aku ngepublish duluan.
      hehe.
      sabar yooo.
      hehehe~

       
  19. Rus Inriana (@Rhyrien_RhyHyun)

    August 17, 2011 at 9:12 AM

    kya…kenapa disaat2 sperti itu dtang penggangu ckckck
    kyu kau sbenarnya suka sma siapa sih yoo kyung atau hyeori?? ^^

     
  20. nine

    January 16, 2012 at 9:56 AM

    ahh kyu!!!!! np pke kejar yoon kyung???
    lanjuuuuutttttttt,…………..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: